Tips Memulai Bisnis Fashion dari Nol ala Owner Fey Attire, Modal Bukan Hambatan Utama

Created | By: Redaktur | 21-Jul-2026

Banyak orang ingin memiliki bisnis fashion sendiri, tetapi tidak sedikit yang mengurungkan niat karena menganggap modal menjadi hambatan terbesar. Padahal menurut Ellin Mahaya, Owner Fey Attire, kesuksesan sebuah bisnis justru lebih ditentukan oleh pemahaman terhadap pasar dibanding besarnya modal.

Dalam talkshow Inspirasi Damandiri di Radio DFM Jakarta, Ellin membagikan berbagai pengalaman membangun Fey Attire hingga mampu bertahan selama hampir satu dekade.

Menurutnya, langkah pertama sebelum memulai usaha adalah mengenali siapa calon pembeli yang akan menjadi target.

"Sebelum kita bicara modal, sebenarnya kita harus menentukan dulu mau jual ke siapa. Dari situ baru kita bisa menghitung kebutuhan modal yang diperlukan," ujar Ellin.

Ia menjelaskan bahwa banyak calon pengusaha terlalu fokus memikirkan besarnya biaya produksi, padahal yang lebih penting adalah menentukan segmen pasar dan harga jual terlebih dahulu.

"Tidak perlu langsung produksi dalam jumlah besar. Mulai saja dari quantity kecil, nanti kalau sudah berputar baru pelan-pelan diperbesar," tambahnya.

Pengalaman tersebut juga diterapkan saat membangun Fey Attire. Hingga kini, struktur tim yang dimiliki tetap dibuat ramping agar bisnis lebih efisien dan mudah beradaptasi.

Saat ini Fey Attire hanya memiliki sekitar tiga hingga empat karyawan inti, sementara kebutuhan tambahan seperti penjahit maupun tenaga kreatif dilakukan secara freelance sesuai proyek.

Model kerja tersebut membuat perusahaan lebih fleksibel menghadapi naik turunnya permintaan pasar.

Selain itu, Ellin menilai tantangan terbesar dalam bisnis fashion bukanlah proses membuat pakaian, melainkan menemukan saluran penjualan yang tepat.

"Yang paling susah itu mencari channel penjualannya. Banyak produk bagus, tapi awareness-nya kurang karena marketing atau channel yang digunakan belum tepat," jelasnya.

Karena itulah Fey Attire aktif membangun komunikasi dengan pelanggan melalui media sosial dan live shopping di marketplace.

Alih-alih sekadar menawarkan produk, mereka lebih banyak memberikan edukasi mengenai bahan, ukuran, hingga detail pakaian.

Pendekatan tersebut membuat calon pembeli merasa lebih yakin sebelum melakukan transaksi.

Tak hanya itu, hubungan dengan pelanggan juga terus dipelihara setelah pembelian dilakukan.

"Kami menganggap pembeli sebagai sahabat Fey Attire. Kami terus berkomunikasi dengan mereka, lalu pengalaman mereka kami angkat kembali di media sosial sehingga bisa menjadi rekomendasi bagi calon pelanggan lainnya," kata Ellin.

Strategi pemasaran berbasis komunitas tersebut bahkan berkembang menjadi peluang bisnis baru melalui sistem dropship.

Masyarakat yang ingin memperoleh penghasilan tambahan dapat menjadi mitra tanpa harus menyediakan stok barang.

"Kalau dropship, mereka tinggal memasarkan produknya. Nanti yang packing dan kirim tetap dari kami," ujarnya.

Selain berbicara mengenai bisnis, Ellin juga memberikan sejumlah tips memilih pakaian bagi para hijabers.

Ia menyarankan agar konsumen lebih mengutamakan kenyamanan bahan dibanding sekadar mengikuti tren.

"Cari bahan yang nyaman dan tidak menerawang. Kalau kita nyaman memakainya, rasa percaya diri juga akan muncul," ungkapnya.

Untuk urusan mix and match, menurut Ellin setiap orang perlu memahami bentuk tubuhnya terlebih dahulu agar lebih mudah menentukan warna maupun model pakaian yang sesuai.

Di penghujung acara, Ellin kembali menegaskan bahwa perjalanan membangun usaha selalu dimulai dari keberanian mengambil langkah pertama.

"Mulai saja dulu, enggak usah terlalu sempurna. Konsistensi itu yang paling penting. Setiap orang punya kekuatan masing-masing, tinggal bagaimana memaksimalkannya," tutupnya.

Kisah perjalanan Fey Attire menunjukkan bahwa membangun bisnis fashion tidak selalu membutuhkan modal besar. Dengan memahami target pasar, menjaga kualitas produk, memanfaatkan pemasaran digital, serta konsisten menjalankan usaha, peluang untuk mengembangkan brand lokal tetap terbuka lebar di tengah persaingan industri fashion Indonesia.

RELATED ARTICLE

Musik Asli Indonesia

Gd. Granadi Lt.4 Sayap Selatan
Jl. HR. Rasuna Said Blok XI Kav. 8-9
Kuningan, Jakarta Selatan.
Office : (021) 5296.1417
Marketing : +62 816781583
Wa Studio : +62 811991034


PENCARIAN
PARTNER KAMI