Calvin Dores Rilis Single “Sampai Kapankah”, Hadirkan Warna Musik 90-an dengan Karakter Sendiri

Created | By: Redaktur | 15-Sep-2026

Musisi dan songwriter Indonesia, Calvin Dores, kembali memperkenalkan karya terbarunya lewat single berjudul “Sampai Kapankah”. Lagu ini resmi dirilis pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Kehadiran “Sampai Kapankah” menjadi salah satu langkah Calvin untuk memperkenalkan karakter musiknya kepada publik. Menariknya, lagu tersebut sebenarnya sudah ditulis sejak 2014, tetapi baru mendapatkan kesempatan untuk diproduksi dan dirilis pada 2026.

Dalam proses produksinya, Calvin menyebut pengerjaan lagu berlangsung cukup cepat. Proses produksi musik hingga pengambilan vokal dan video klip diselesaikan dalam waktu sekitar satu bulan, dengan proses rekaman musik yang dilakukan di Bandung.

Warna musik “Sampai Kapankah” terasa kental dengan nuansa musik era 1990-an. Hal tersebut tidak lepas dari pengaruh musik yang sejak kecil sudah akrab dengan kehidupan Calvin. Ia mengaku banyak mendengarkan musik dengan karakter serupa sejak masih kecil, termasuk karya-karya sang ayah, mendiang musisi dan pencipta lagu Deddy Dores.

Nama Dores memang sudah sangat dikenal dalam industri musik Indonesia. Deddy Dores dikenal sebagai pencipta sejumlah lagu populer, salah satunya “Bintang Kehidupan” yang dipopulerkan Nike Ardilla. Calvin pun tidak menampik adanya kemiripan karakter vokal dengan sang ayah ketika dirinya menyanyikan sejumlah lagu Deddy Dores.

Namun, Calvin justru berusaha untuk tidak terlalu mengikuti gaya sang ayah. Ia mengingat pesan Deddy Dores agar seorang musisi memiliki karakter dan jati dirinya sendiri.

Menurut Calvin, seorang penyanyi boleh saja menyukai atau menjadikan musisi lain sebagai referensi, tetapi tidak perlu meniru secara mentah-mentah. Prinsip tersebut yang kemudian ia terapkan dalam perjalanan bermusiknya.

“Sampai Kapankah” sendiri mengangkat cerita tentang seseorang yang berada dalam dilema sebuah hubungan. Liriknya menggambarkan perasaan seseorang yang mempertanyakan sampai kapan dirinya harus berada dalam kondisi yang tidak pasti, termasuk ketika harus menghadapi hubungan yang terasa membelenggu.

Meski memiliki cerita yang dekat dengan persoalan percintaan, Calvin sengaja membuat lagu tersebut dengan makna yang cukup universal. Karena itu, pendengar bisa saja menghubungkannya dengan pengalaman pribadi, hubungan keluarga, maupun persoalan kehidupan lainnya.

Calvin juga mengungkapkan bahwa proses lahirnya sebuah karya tidak selalu harus mengikuti logika atau perencanaan yang kaku. Menurutnya, seorang songwriter perlu terus menciptakan karya karena tidak pernah tahu kapan sebuah lagu akan menemukan waktu yang tepat untuk dikenal dan dinikmati banyak orang.

Selain mengandalkan perilisan secara resmi, Calvin juga aktif memperkenalkan musiknya melalui TikTok. Dalam sesi live, ia kerap membawakan lagu-lagu milik Deddy Dores yang ternyata masih banyak diminta oleh para penggemarnya, termasuk penonton dari luar Indonesia.

Aktivitas tersebut sekaligus menjadi ruang bagi Calvin untuk memperkenalkan dirinya sebagai musisi dengan identitas sendiri. Ia berharap pendengar nantinya tidak hanya mengenal dirinya sebagai putra Deddy Dores, tetapi juga dapat menikmati karya-karyanya berdasarkan karakter musik yang ia bangun.

Calvin Dores berharap “Sampai Kapankah” bisa diterima oleh penikmat musik Tanah Air dan menjadi bagian dari perjalanan panjangnya sebagai songwriter dan musisi Indonesia. Ia juga membuka kemungkinan menghadirkan karya-karya baru dengan warna musik yang lebih beragam, tanpa meninggalkan karakter yang ingin ia bangun sendiri.

RELATED ARTICLE

Musik Asli Indonesia

Gd. Granadi Lt.4 Sayap Selatan
Jl. HR. Rasuna Said Blok XI Kav. 8-9
Kuningan, Jakarta Selatan.
Office : (021) 5296.1417
Marketing : +62 816781583
Wa Studio : +62 811991034


PENCARIAN
PARTNER KAMI