Talkshow Inspirasi DAMANDIRI | Es Krim Cocova: Inovasi Es Krim Sehat Tanpa Gula dan Susu yang Aman untuk Diet dan Diabetes

Created | By: Redaktur | 07-May-2026

Es krim identik dengan rasa manis, susu, dan kandungan gula yang tinggi. Tak heran, banyak orang sering merasa ragu saat ingin menikmatinya, terutama mereka yang sedang menjalani pola hidup sehat, memiliki alergi, atau harus membatasi asupan gula. Kekhawatiran seperti ini kini mulai terjawab dengan hadirnya inovasi es krim sehat bernama Cocova, produk lokal yang menawarkan sensasi es krim tanpa rasa bersalah.

Cocova merupakan es krim sehat yang dibuat tanpa gula, tanpa susu, dan bebas gluten. Produk ini dikembangkan oleh Fathan Mubina, Co-Founder dan CEO PT Nutraseutikal Alam Nusantara (Ice Cream Cocova), yang ingin menghadirkan alternatif camilan sehat yang tetap lezat. Ia menegaskan bahwa Cocova bukan sekadar es krim biasa, melainkan produk yang membawa konsep kesehatan berbasis bahan alami.

“Cocova adalah es krim bebas gula, bebas susu, dan bebas gluten dengan tambahan herbal daun jambu biji,” ujarnya.

Ide pembuatan Cocova berawal dari masa kuliah pada tahun 2023, ketika Fathan mendalami bidang biologi dan menemukan potensi besar dari bahan alam Indonesia, salah satunya daun jambu biji. Tanaman ini diketahui memiliki senyawa bioaktif yang dapat membantu mengontrol penyerapan gula dalam tubuh. Dari sana muncul gagasan untuk menjadikannya sebagai produk yang bisa langsung dikonsumsi masyarakat.

“Kami melihat banyak orang mulai khawatir dengan konsumsi gula berlebih, jadi kami ingin menghadirkan solusi yang tetap enak tapi lebih sehat,” jelasnya.

Setelah melalui proses riset selama kurang lebih satu tahun, Cocova akhirnya hadir sebagai produk siap konsumsi pada awal 2024. Menariknya, bisnis ini dimulai dari modal yang sangat terbatas.

“Di awal, kami hanya punya modal tidak lebih dari Rp10 juta dari hasil lomba kewirausahaan. Dari situ kami mulai membangun produk secara sederhana,” ungkap Fathan.

Dengan pendekatan bertahap, Cocova terus berkembang hingga mulai dikenal masyarakat. Salah satu keunggulan utama produk ini terletak pada bahan yang digunakan. Untuk menggantikan gula, Cocova menggunakan pemanis alami dari stevia yang tetap memberikan rasa manis tanpa meningkatkan kadar gula darah secara signifikan.

“Kami tetap menghadirkan rasa manis seperti es krim pada umumnya, tapi tanpa gula. Jadi lebih aman untuk dikonsumsi,” katanya.

Sementara itu, susu yang biasanya menjadi bahan utama es krim digantikan dengan santan kelapa muda. Selain aman untuk penderita alergi susu, bahan ini juga memberikan tekstur creamy yang tidak kalah dari es krim konvensional.

“Kami memilih santan karena lebih ramah untuk semua, termasuk yang alergi susu. Selain itu, rasanya juga lebih dekat dengan lidah masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Penggunaan santan juga dinilai memiliki manfaat kesehatan jika diolah dengan benar. Bahkan, dalam kondisi tertentu, santan dapat membantu menjaga keseimbangan kolesterol.

“Dengan pengolahan yang tepat, santan justru bisa memberikan manfaat kesehatan, bukan sebaliknya,” jelas Fathan.

Dengan kombinasi bahan tersebut, Cocova menjadi pilihan yang cocok untuk berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Produk ini juga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes, orang yang sedang diet rendah gula, maupun mereka yang memiliki intoleransi terhadap susu.

“Kami ingin semua orang tetap bisa menikmati es krim tanpa rasa khawatir, termasuk yang punya kondisi kesehatan tertentu,” ujarnya.

Cocova saat ini hadir dalam enam varian rasa, yaitu coklat, vanila, stroberi, blueberry, mangga, dan pandan. Semua varian dibuat menggunakan bahan alami, termasuk buah asli untuk varian buahnya. Dari segi harga, produk ini masih tergolong terjangkau dengan kisaran Rp15.000 hingga Rp20.000 per cup.

Berbeda dari kebanyakan brand es krim lainnya, Cocova belum masuk ke retail modern dan lebih mengandalkan sistem distribusi langsung ke konsumen. Produk dikirim ke rumah melalui jaringan mitra di wilayah Jabodetabek untuk menjaga kualitas tetap optimal.

“Kami ingin memastikan produk sampai ke konsumen dalam kondisi terbaik, Cocova kami kirim langsung dari mitra terdekat,” jelasnya.

Perjalanan membangun Cocova tentu tidak lepas dari berbagai tantangan. Fatan menggambarkan proses membangun bisnis seperti terjun ke jurang sambil merakit pesawat.

“Membangun usaha itu seperti lompat ke jurang, tapi kita merakit pesawat saat jatuh. Banyak hal yang tidak kita tahu di awal,” katanya.

Mulai dari produk yang belum diterima pasar hingga strategi penjualan yang belum berhasil, semua menjadi bagian dari proses pembelajaran. Namun, momen paling berkesan justru datang dari respons konsumen.

“Ada orang tua yang bilang anaknya akhirnya bisa makan es krim lagi, ada juga lansia yang senang karena tetap bisa menikmati tanpa khawatir gula,” ungkap Fathan.

Pengalaman tersebut menjadi motivasi utama untuk terus mengembangkan Cocova. Ke depan, Cocova menargetkan ekspansi ke retail agar lebih mudah diakses masyarakat luas.

“Kami ingin Cocova bisa ditemukan di mana saja, jadi orang tidak perlu repot order online lagi,” ujarnya.

Dengan inovasi yang ditawarkan, Cocova membuktikan bahwa es krim sehat tanpa gula dan susu bukan hanya sekadar tren, tetapi juga solusi nyata bagi kebutuhan gaya hidup sehat masyarakat modern.

 

RELATED ARTICLE

Musik Asli Indonesia

Gd. Granadi Lt.4 Sayap Selatan
Jl. HR. Rasuna Said Blok XI Kav. 8-9
Kuningan, Jakarta Selatan.
Office : (021) 5296.1417
Marketing : +62 816781583
Wa Studio : +62 811991034


PENCARIAN
PARTNER KAMI