Kampung Ikan Damandiri Subang Perkuat Kemitraan Budidaya Ikan Nila Bioflok untuk Dorong Ekonomi Masyarakat

Created | By: Redaktur | 01-Jul-2026

Kampung Ikan Damandiri di Subang, Jawa Barat, terus memperluas program pemberdayaan masyarakat melalui budidaya ikan nila menggunakan sistem bioflok. Program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi ikan, tetapi juga membangun model bisnis berbasis kemitraan yang membuka peluang usaha bagi masyarakat tanpa harus memiliki modal besar.

Pengelola Kampung Ikan Damandiri, Dian Kustiadi, menjelaskan bahwa saat ini budidaya difokuskan pada ikan nila hitam dan nila merah. Kedua jenis ikan tersebut dipilih karena memiliki daya tahan yang baik, pertumbuhan yang relatif cepat, serta harga jual yang stabil sehingga dinilai cocok untuk dikembangkan sebagai usaha berkelanjutan.

Sistem bioflok menjadi teknologi utama yang diterapkan dalam budidaya. Dibandingkan kolam konvensional, metode ini memungkinkan kepadatan ikan lebih tinggi dalam lahan yang terbatas. Air kolam juga lebih mudah dikendalikan sehingga kesehatan ikan tetap terjaga dan risiko penyakit dapat ditekan.

"Kualitas ikan dari bioflok lebih terkontrol. Selain lebih sehat, rasa ikannya juga lebih gurih dan tidak berbau tanah," ujar Dian Kustiadi dalam program Inspirasi Damandiri di Radio DFM Jakarta.

Selain meningkatkan kualitas produksi, Kampung Ikan Damandiri menerapkan strategi pemasaran yang mengutamakan kemitraan. Pengelola fokus pada proses budidaya dan menjaga standar kualitas, sementara mitra bertugas mendistribusikan hasil panen kepada konsumen maupun pelaku usaha kuliner.

Menurut Dian, konsep tersebut dipilih agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan menjalankan usaha tanpa dibebani biaya investasi awal.

Seluruh proses budidaya telah dipersiapkan oleh pengelola, sehingga mitra dapat langsung menjalankan aktivitas penjualan setelah melalui proses pelatihan.

Permintaan ikan nila dari Kampung Ikan Damandiri terus meningkat. Sejumlah rumah makan di wilayah Subang hingga Indramayu telah menjadi pelanggan tetap dengan kebutuhan pasokan setiap minggu. Selain menjual ikan segar, pengelola juga menawarkan harga yang lebih kompetitif dibandingkan harga pasar sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kuliner.

Dalam waktu dekat, Kampung Ikan Damandiri juga akan memperluas lini bisnis melalui produk olahan seperti ikan nila marinasi, ikan asap, hingga berbagai menu siap masak yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Ke depan, pengembangan kemitraan akan terus diperluas dengan menggandeng koperasi, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum yang ingin terjun ke dunia usaha perikanan.

"Yang paling penting bukan modal, tetapi niat, ide, jaringan, dan semangat. Kalau itu dimiliki, peluang usaha akan selalu terbuka," kata Dian.

Melalui konsep kemitraan dan penerapan teknologi bioflok, Kampung Ikan Damandiri menunjukkan bahwa budidaya ikan tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga mampu menjadi solusi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan

RELATED ARTICLE

Musik Asli Indonesia

Gd. Granadi Lt.4 Sayap Selatan
Jl. HR. Rasuna Said Blok XI Kav. 8-9
Kuningan, Jakarta Selatan.
Office : (021) 5296.1417
Marketing : +62 816781583
Wa Studio : +62 811991034


PENCARIAN
PARTNER KAMI