Ghaniyya Cake Bertahan di Tengah Persaingan Kuliner Lewat Inovasi Produk Sehat

Created | By: Redaktur | 19-Jun-2026

Persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat menuntut para pelaku usaha untuk terus berinovasi agar mampu bertahan dan memenangkan hati pelanggan. Hal tersebut menjadi prinsip yang dipegang oleh Indah Wijayanti, owner Ghaniyya Cake, sebuah usaha kuliner yang berdiri sejak tahun 2020 dan fokus menghadirkan aneka kue basah serta makanan sehat dengan sentuhan inovasi modern. Kisah perjalanan usahanya dibagikan dalam program Inspirasi Damandiri di Radio DFM.

Dalam perbincangan tersebut, Indah menceritakan bahwa Ghaniyya Cake awalnya berangkat dari keinginannya untuk menghadirkan kue-kue tradisional yang dapat diterima oleh berbagai kalangan, termasuk generasi muda. Karena itu, sejumlah produk tradisional dikembangkan dengan variasi yang lebih modern, seperti dadar gulung dengan isian cokelat dan berbagai kreasi lain yang disesuaikan dengan selera pasar saat ini.

"Misalnya kayak dadar gulung itu biasanya kan isi kelapa, kita isi coklat. Jadi generasi yang genzet itu juga suka," ujar Indah.

Nama Ghaniyya Cake sendiri diambil dari nama tengah anaknya. Usaha ini lahir setelah Indah memutuskan meninggalkan pekerjaan kantoran untuk fokus mendampingi anaknya yang mengalami masalah kesehatan. Berawal dari menawarkan kue kepada teman dan kerabat, usahanya terus berkembang berkat relasi dan jaringan yang semakin luas.

"Awalnya saya kerja kantor, terus kemudian anak tiba-tiba sakit. Akhirnya saya buka usaha, saya tawar-tawarin kue-kue saya ke teman atau kerabat. Alhamdulillah terus saya kembangin-kembangin," tuturnya.

Kini Ghaniyya Cake memiliki beragam produk mulai dari snack box, hampers, kue tampah, aneka kue basah, hingga dessert berbahan dasar air kelapa, madu, dan buah segar. Namun di antara berbagai produk tersebut, siomay gluten free menjadi produk unggulan sekaligus best seller yang paling banyak dicari pelanggan.

Menurut Indah, tingginya minat terhadap siomay gluten free tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat. Produk tersebut dinilai lebih aman bagi konsumen yang memiliki masalah lambung maupun gangguan pencernaan tertentu.

"Karena banyak yang konsen sama kesehatan ya. Misalnya kayak sakit lambung atau GERD, itu lebih aman makan ini," jelasnya.

Keunggulan lainnya terletak pada penggunaan bahan baku berkualitas. Ghaniyya Cake menggunakan ikan tenggiri segar sebagai bahan utama siomay dan menghindari penggunaan bahan yang dapat menurunkan kualitas produk.

"Kita bukan ikan tuna, kita ikan tenggiri asli. Kebetulan kita ikannya ikan segar ya," kata Indah.

Di tengah banyaknya pelaku usaha kuliner yang menawarkan produk serupa, Indah mengungkapkan bahwa kunci utama mempertahankan pelanggan adalah menjaga kualitas rasa, kebersihan, dan kesehatan produk. Pesan tersebut ia dapatkan dari sang ibu saat pertama kali merintis usaha.

"Kalau repeat order customer itu pertama makanannya harus enak dulu, kemudian bersih dan sehat. Pasti nanti pelanggan akan terus datang," ungkapnya.

Selain kualitas produk, Ghaniyya Cake juga mengandalkan keunikan sebagai strategi bersaing. Kehadiran siomay gluten free menjadi pembeda yang membuat produknya lebih mudah dikenali dibandingkan kompetitor. Bahkan menurut Indah, banyak pelanggan yang awalnya ragu terhadap produk gluten free justru terkejut setelah mencobanya.

"Mereka pikir gluten free enggak enak. Pas nyoba, lebih enak daripada yang non gluten free," ujarnya.

Untuk memperluas pasar, Gania Cake aktif mengikuti berbagai bazar yang menyasar kampus, perkantoran hingga berbagai komunitas. Selain itu, promosi juga dilakukan melalui media sosial Instagram dan TikTok dengan akun @ghaniyya.s_cake yang menjadi sarana untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas. 

Meski demikian, perjalanan membangun usaha tidak selalu berjalan mulus. Indah mengaku pernah mengalami pembatalan pesanan secara mendadak ketika produk sudah hampir selesai dibuat, hingga menghadapi bazar yang jumlah pengunjungnya jauh di bawah ekspektasi.

Namun pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga untuk lebih selektif dan teliti dalam mengambil keputusan bisnis. Saat ini Ghaniyya Cake didukung oleh empat orang tenaga kerja yang membantu proses produksi dan operasional usaha. Dengan semangat untuk terus berkembang, Indah berharap produknya dapat menjangkau lebih banyak konsumen sekaligus memperkenalkan pilihan makanan yang tidak hanya lezat tetapi juga sehat.

Menutup perbincangan dalam program Inspirasi Damandiri, Indah membagikan pesan bagi masyarakat yang sedang merintis usaha agar tidak takut memulai.

"Kalau mau berusaha jangan ragu, lakuin aja dulu. Jangan planning-planning terus, harus dimulai. Karena kita enggak tahu kalau enggak mencoba, kita enggak akan merasakan dan belajar," pesannya.

Kisah Ghaniyya Cake menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah UMKM tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh keberanian untuk berinovasi, memahami kebutuhan pasar, dan konsisten menjaga kepercayaan pelanggan. Dengan prinsip tersebut, Ghaniyya Cake terus berkembang sebagai salah satu usaha kuliner lokal yang menawarkan produk tradisional dengan sentuhan modern dan nilai kesehatan yang semakin diminati masyarakat.

RELATED ARTICLE

Musik Asli Indonesia

Gd. Granadi Lt.4 Sayap Selatan
Jl. HR. Rasuna Said Blok XI Kav. 8-9
Kuningan, Jakarta Selatan.
Office : (021) 5296.1417
Marketing : +62 816781583
Wa Studio : +62 811991034


PENCARIAN
PARTNER KAMI