Berawal dari dapur sederhana dan niat tulus seorang ibu untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, GrAndFiL kini menjelma menjadi salah satu UMKM kuliner yang konsisten berkembang dan menginspirasi. Usaha yang dirintis oleh Ibu Basarini Siregar ini membuktikan bahwa semangat, ketekunan, dan kejujuran adalah kunci utama dalam membangun usaha yang berkelanjutan.
Nama GrAndFiL sendiri bukan sekadar merek, melainkan gabungan dari nama ketiga anak beliau: Gracia, Andrew, dan Vilia. Sebuah nama yang sarat makna, sekaligus menjadi pengingat bahwa usaha ini dibangun atas dasar cinta keluarga.
Berawal dari Dapur Rumah
GrAndFiL resmi berdiri pada 21 Oktober 2021. Awalnya, usaha ini bukan ditujukan untuk dijual secara luas. Semua berawal dari kebiasaan Ibu Rini menyiapkan camilan untuk anaknya yang berkuliah di luar kota. Ia membuat kentang mustofa, stik keju, dan camilan rumahan lainnya agar sang anak tidak perlu sering jajan di luar.
Tak disangka, camilan buatan rumah tersebut justru menarik perhatian teman-teman sang anak, hingga akhirnya banyak yang memesan. Dari situlah ide berjualan muncul. Dengan modal awal sekitar Rp5 juta, termasuk bantuan UMKM dari pemerintah, GrAndFiL mulai melangkah sebagai usaha rumahan yang serius.
Bertumbuh Bersama Waktu
Kini, setelah hampir lima tahun berjalan, GrAndFiL terus berkembang. Produk yang awalnya hanya camilan kering, kini bertambah dengan snack box dan nasi box sebagai pelengkap usaha. Meski demikian, produk andalan tetaplah camilan kering yang menjadi ciri khas GrAndFiL.
Beberapa produk favorit pelanggan antara lain:
- Kentang Mustofa (original, teri, dan kacang teri)
- Stik keju
- Stik bawang
- Stik ubi ungu
Harga produk pun terjangkau, mulai dari Rp15.000 hingga Rp30.000, tergantung ukuran dan jenis kemasan. Sementara untuk menu nasi box, harganya berkisar antara Rp25.000–Rp40.000, dengan paket khusus Jumat Berkah mulai dari Rp20.000.
“Untuk Jumat Berkah, saya selalu niatkan berbagi. Menunya saya buat istimewa, bukan asal-asalan, supaya yang menerima ikut merasakan kebahagiaan,” ungkap Ibu Rini.
Dari Dapur ke Pasar Digital
Meski belum memiliki toko fisik, GrAndFiL aktif memasarkan produknya melalui media sosial dan marketplace. Selain itu, Ibu Rini juga rutin mengikuti bazar UMKM dan menerima pesanan dalam jumlah besar, bahkan hingga ke luar kota seperti Jambi dan wilayah Jawa lainnya.
Dengan keterbatasan sumber daya manusia, Ibu Rini dibantu oleh keluarga—termasuk suami dan anak-anak—yang ikut terlibat saat pesanan sedang ramai. Bagi beliau, keterlibatan keluarga bukan hanya membantu produksi, tetapi juga memperkuat ikatan dan semangat bersama.
Tantangan dan Harapan
Tantangan terbesar dalam menjalankan usaha ini adalah keterbatasan tenaga kerja yang bisa dipercaya. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat Ibu Rini untuk terus melangkah.
“Yang penting itu konsisten dan jangan mudah menyerah. Dalam usaha pasti ada naik dan turun. Tapi kalau kita niat dan terus berusaha, Tuhan pasti menolong,” tuturnya penuh keyakinan.
Kini, GrAndFiL menjadi bukti bahwa UMKM rumahan bisa tumbuh menjadi usaha yang menjanjikan jika dijalani dengan ketekunan, kejujuran, dan doa. Dari dapur sederhana, lahirlah cita rasa yang bukan hanya lezat, tetapi juga penuh makna.

