Dalam program Inspirasi DAMANDIRI, Riani selaku Konselor Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana (Kespro & KB) Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta, menyampaikan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai HIV dan AIDS sebagai upaya pencegahan sejak dini.
Menurut Riani, HIV merupakan virus yang menyerang dan merusak sistem kekebalan tubuh manusia sehingga melemahkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi dan penyakit. Jika tidak ditangani dengan baik, HIV dapat berkembang menjadi AIDS yang berdampak serius terhadap kesehatan penderitanya.
HIV dan AIDS termasuk penyakit menular. Penularannya dapat terjadi melalui hubungan seksual berisiko, penggunaan jarum suntik yang tidak steril, transfusi darah yang terkontaminasi, serta dari ibu ke bayi selama kehamilan, persalinan, atau menyusui. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk selalu memastikan sterilisasi alat medis, terutama dalam pelayanan kesehatan.
Lebih lanjut, Riani menjelaskan bahwa pencegahan HIV/AIDS dapat dilakukan melalui prinsip ABCDE, yaitu:
- A (Abstinence): menghindari perilaku seksual berisiko,
- B (Be faithful): setia pada satu pasangan bagi yang telah menikah,
- C (Condom): menggunakan kondom secara benar saat berhubungan seksual,
- D (Drugs): menjauhi narkoba, khususnya penggunaan jarum suntik,
- E (Education): melakukan edukasi dan penyuluhan terkait pencegahan HIV/AIDS, terutama kepada remaja.
Riani juga menyoroti tingginya kasus HIV/AIDS di kalangan remaja, khususnya di wilayah DKI Jakarta. Hal ini tidak lepas dari pergaulan bebas dan kurangnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi di kalangan anak muda. Karena itu, edukasi sejak dini menjadi kunci penting dalam menekan angka penularan.
Ia menegaskan bahwa HIV/AIDS bukanlah aib. Setiap orang yang berisiko atau merasa khawatir dianjurkan untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan. Deteksi dini dapat dilakukan melalui rapid test antibodi maupun tes asam nukleat untuk mengetahui kondisi sejak tahap awal, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.
Melalui kegiatan Inspirasi DAMANDIRI, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri, memahami risiko penularan HIV/AIDS, serta berani melakukan langkah pencegahan demi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas.

