Panen Raya Padi HMS 700 di Sleman Dihadiri Titiek Soeharto | Sinergi Petani, Pemerintah Daerah, dan Yayasan Damandiri

Created | By: Redaktur | 19-Dec-2025

Panen Raya Padi HMS 700 dilaksanakan pada Selasa, 16 Desember 2025, sebagai wujud rasa syukur atas hasil pertanian sekaligus komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Titiek Soeharto, Ibu Eno Sigit, Bapak Dr. Fuad Bawazier, serta Bapak Kepala Desa dan jajaran pemerintah daerah.

Kegiatan diawali dengan penyambutan kepada Ibu Titiek Soeharto selaku Ketua Komisi IV DPR RI yang membidangi sektor pertanian dan perikanan. Nuansa budaya lokal mewarnai pembukaan acara melalui tarian penyambutan yang dibawakan oleh Sanggar Seni Puspa Laras. Selanjutnya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan upacara adat Wiwit, yaitu tradisi masyarakat Jawa yang menandai dimulainya masa panen padi sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi yang diperoleh, sekaligus doa dan harapan agar panen selanjutnya semakin melimpah dan membawa keberkahan bagi para petani. Tradisi ini juga menjadi simbol kebersamaan serta pelestarian kearifan lokal.

Usai prosesi adat, Ibu Titiek Soeharto bersama pengurus Yayasan Damandiri, Bapak Kepala Desa, dan jajaran pemerintah daerah meninjau langsung area persawahan. Panen padi dilakukan secara simbolis di hamparan sawah seluas 4,8 hektar yang telah menguning. Kegiatan ini mencerminkan kerja keras dan ketekunan para petani, sekaligus harapan akan peningkatan kesejahteraan di masa mendatang.

Setelah kegiatan panen raya, rombongan kembali ke lokasi acara untuk mengikuti rangkaian sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Hariadi yang memaparkan pandangan mengenai pentingnya pengelolaan pertanian yang produktif dan berkelanjutan guna mendukung peningkatan hasil panen dan menjaga keseimbangan lingkungan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pembina Yayasan Damandiri, Bapak Dr. Fuad Bawazier. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kemandirian pangan nasional serta peran strategis petani sebagai pilar utama dalam menjaga ketahanan pangan bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Ibu Titiek Soeharto juga berdialog langsung dengan para petani untuk mendengarkan aspirasi serta kebutuhan di lapangan. Ia berpesan agar lahan pertanian dikelola secara optimal dan berkelanjutan sehingga mampu menghasilkan panen yang maksimal dan berkesinambungan.

Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan penampilan hiburan tarian yang disambut antusias oleh masyarakat dan tamu undangan. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan sinergi seluruh pihak yang terlibat.

Panen Raya Padi HMS 700 bukan sekadar perayaan hasil panen, melainkan wujud nyata kolaborasi antara petani, masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya. Dari lahan pertanian seluas 4,8 hektar ini, diharapkan tumbuh semangat dan harapan baru dalam mewujudkan ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

RELATED ARTICLE

Musik Asli Indonesia

Gd. Granadi Lt.4 Sayap Selatan
Jl. HR. Rasuna Said Blok XI Kav. 8-9
Kuningan, Jakarta Selatan.
Office : (021) 5296.1417
Marketing : +62 816781583
Wa Studio : +62 811991034


PENCARIAN
PARTNER KAMI