Kampung Ikan Damandiri Resmi Hadir di Subang, Hadirkan Teknologi Bioflok untuk Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Created | By: Redaktur | 21-Nov-2025

Pada 18 November 2025 Yayasan Damandiri dalam Program Damandiri Membangun Desa meresmikan Kampung Ikan Damandiri di Kampung Babakan Curug, Desa Tanjung Wangi, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Program ini merupakan inisiatif Yayasan Damandiri yang terus berkomitmen menghadirkan inovasi pemberdayaan berbasis teknologi di berbagai daerah Indonesia. Peresmian dilakukan oleh Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., bersama Ketua Yayasan Damandiri, Letjen TNI (Purn) Sugiono.

Turut hadir menyaksikan, Sekretaris Yayasan Damandiri Firdaus, MBA, bersama jajaran tim Program Damandiri, serta Ketua Pandawa Fishery Farm, Dian Kustiadi, beserta tim, dan segenap undangan yang hadir.

Diresmikannya Kampung Ikan Damandiri di Subang, Jawa Barat, menjadi langkah nyata Yayasan Damandiri dalam membangun desa melalui program Kampung Ikan. Di Kampung Ikan Damandiri Subang, tidak hanya dikembangkan pembiakan ikan dengan sistem bioflok, tetapi juga pertanian sayur menggunakan sistem aquaponik.

Lalu apa itu teknologi bioflok? 

Teknologi bioflok merupakan sistem budidaya ikan yang menggunakan mikroorganisme untuk mengubah limbah organik dari kotoran ikan dan sisa pakan menjadi gumpalan kecil (bioflok) yang kaya protein dan dapat dimakan kembali oleh ikan. 

Sistem ini memungkinkan budidaya ikan dengan kepadatan tinggi di lahan terbatas karena efektif mengolah limbah dan menjaga kualitas air.  

Teknologi bioflok juga dikatakan lebih tepat sebagai sistem budidaya terintegrasi, karena terjadi simbiosis antara mikroorganisme dan ikan sebagai komoditas utama budidaya. Teknologi ini memberikan banyak keuntungan, seperti penggunaan air yang lebih efisien, pertumbuhan ikan yang lebih cepat, efisiensi pakan yang tinggi, serta sistem budidaya yang lebih ramah lingkungan.

Berkat inisiasi Yayasan Damandiri, Pandawa Fishery Farm sebagai mitra mengembangkan Kampung Ikan Damandiri Subang sebagai lokasi budidaya terpadu. Di atas lahan seluas 2,4 hektar, dibangun sebanyak 85 kolam yang terdiri dari 80 kolam bioflok berdiameter 5 meter, 1 kolam bioflok berdiameter 7 meter, serta 4 kolam aquaponik.

Komoditas yang dibudidayakan adalah ikan nila, dipilih karena dagingnya tebal, teksturnya tidak mudah hancur, pertumbuhannya cepat, tahan terhadap perubahan lingkungan, dan memiliki permintaan pasar yang tinggi.

Kampung Ikan Damandiri merupakan kawasan perikanan terpadu yang dirancang untuk mendorong pengembangan ekonomi masyarakat desa melalui teknologi budidaya dan edukasi berkelanjutan. Kawasan ini menghasilkan ikan budidaya serta berbagai produk olahan bernilai tambah dan berdaya saing tinggi.

Dengan fasilitas kolam yang lengkap, teknologi modern, serta dukungan Yayasan Damandiri dalam pengembangan kawasan budidaya, Kampung Ikan Damandiri diharapkan menjadi model pemberdayaan desa yang dapat direplikasi di berbagai daerah. Program ini menjadi bukti nyata komitmen Yayasan Damandiri dalam mendorong masyarakat menuju kehidupan yang lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan.

RELATED ARTICLE

Musik Asli Indonesia

Gd. Granadi Lt.4 Sayap Selatan
Jl. HR. Rasuna Said Blok XI Kav. 8-9
Kuningan, Jakarta Selatan.
Office : (021) 5296.1417
Marketing : +62 816781583
Wa Studio : +62 811991034


PENCARIAN
PARTNER KAMI