Dalam perbincangan yang penuh kehangatan, Ibu Dra. Farida Sondakh mengajak kita memahami lebih dekat dunia anak dengan down syndrome. Sebelum masuk pada tema “Membangun Kemandirian Anak Down Syndrome”, ia terlebih dahulu berbagi penjelasan sederhana mengenai kondisi ini—sebuah pengetahuan dasar yang penting untuk kita pahami bersama.
Menurut Farida Sondakh, down syndrome terjadi karena adanya kelebihan kromosom dalam tubuh. Jika manusia umumnya memiliki 23 pasang kromosom, maka anak dengan down syndrome memiliki tambahan satu kromosom pada pasangan ke-21 sehingga totalnya menjadi 47. Tambahan kromosom inilah yang kemudian memengaruhi perkembangan fisik dan mental anak, membuatnya berbeda dari perkembangan anak pada umumnya.
Ia menambahkan, hingga kini penyebab pasti down syndrome belum diketahui. Risiko memang dapat meningkat pada kehamilan usia matang, namun bukan berarti kehamilan usia muda sepenuhnya bebas risiko. Farida kemudian menceritakan pengalamannya saat mengandung Emil di usia 40 tahun ketika sedang berada di Kanada. Ia mengetahui indikasi down syndrome pada usia kehamilan tiga bulan setelah menjalani pemeriksaan medis dan tes amniocentesis (prosedur medis di mana dokter mengambil sedikit cairan ketuban dari rahim ibu menggunakan jarum). Hasil tersebut kemudian dikonsultasikan dengan dokter genetik untuk pemahaman lebih lanjut.
Dalam talkshow tersebut, Farida juga mengisahkan perjalanan tumbuh kembang Emil. Ia bercerita bahwa Emil saat kecil memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Emil mudah berbaur dengan anak-anak tetangga, bahkan sering berkunjung sendiri ke rumah tetangga favoritnya. Secara sosial, ia sangat terbuka, selalu ingin ikut terlibat dalam berbagai aktivitas keluarga, dan terus menunjukkan usaha untuk mandiri sejak kecil.
DFM Mania, jangan lewatkan Talkshow Inspirasi Damandiri bertema “Membangun Kemandirian Anak Down Syndrome” bersama Ibu Dra. Farida Sondakh dan Emil.
Semoga kisah mereka memberi inspirasi baru bagi kita semua.
Tonton kembali acaranya kapan saja di channel YouTube 103.4 DFM.
Jangan sampai terlewat!
Dan jangan lupa subscribe, like, komen, dan aktifkan loncengnya, ya!

