Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, saat ini memang belum ada balai pelatihan khusus bagi para penyandang disabilitas. Tapi, semua balai pelatihan di Jakarta sangat terbuka menerima mereka untuk bergabung dan meningkatkan kemampuan.
“Penyelenggaraan pelatihan kerja yang diikuti oleh penyandang disabilitas dilaksanakan tidak eksklusif hanya penyandang disabilitas, namun bergabung dengan peserta lain yang bukan penyandang disabilitas,” kata Andri dalam keterangannya, Kamis (11/11).
Para penyandang disabilitas yang ingin ikut serta dalam berbagai pelatihan kerja bisa langsung mendaftarkan diri atau mendaftar online ke Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) terdekat.
“Jenis pelatihan yang diberikan, yaitu desain grafis, tata boga, tata busana, otomotif (sepeda motor), tata rias, pembuatan hand sanitizer, operator komputer dan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),” jelas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta.
Pemprov DKI Jakarta memiliki banyak balai latihan kerja. Tempat ini tentu terbuka untuk semua warga Jakarta, termasuk para penyandang disabilitas.

