Berkunjung ke Yogyakarta yang jadi gudangnya tempat wisata, rasanya kurang komplit kalau belum berkunjung ke objek wisata yang satu ini, yaitu Museum HM Soeharto. Apalagi museum ini didirikan untuk mengenang jasa Pak Soeharto.
Belum lama ini Museum HM SOEHARTO yang berada di Jalan Nulis, Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, dikunjungi rombongan tamu Pimpinan Yayasan Nala.
Yayasan Nala - Yayasan dan Satuan Pendidikan (Satdik) punya TNI AL ini membawahi Universitas Hang Tuah, Surabaya, STIKES Hang Tuah Surabaya, STIKES Hang Tuah Tanjung Pinang, Politeknik Hang Tuah Jakarta, Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya dan RS Gigi dan Mulut Nala Husada.
Selama kunjungannya, rombongan tamu dari Yayasan Nala tersebut melihat diorama kisah perjalanan salah satu tokoh penting yang pernah memimpin Indonesia selama 32 tahun sekaligus merupakan Presiden yang ke-2. Tentulah selama banyak prestasi yang telah diukir oleh Soeharto yang pernah menjadi kebangaan bangsa Indonesia.
Diorama di Museum Soeharto mengisahkan biografi perjalanan hidup Pak Harto mulai dari masa kecil, perjuangan di masa penjajahan hingga menjadi presiden, dan semasa menjabat presiden dengan segala prestasinya yang diabadikan di museum ini.
Lalu kapan mau datang ke Museum HM Soeharto yang berada di Jalan Nulis, Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, kabupaten Bantul, Yogyakarta. Lokasinya berjarak sekitar 11 km dari pusat Kota Yogya. Untuk ke sana dapat ditempuh selama 25 menit dengan kendaraan pribadi atau umum.
Rute yang dapat dilalui yaitu dari pusat kota Yogya melewati Jalan Godean atau Jalan Bibis di Pathukan menuju Bantul. Akses jalanan menuju museum sudah sangat bagus.

