5 TRADISI MENYAMBUT RAMADHAN YANG UNIK DI INDONESIA

Created | By: Redaktur | 07-Mar-2024

DFM Mania, sebagai negara berpopulasi muslim terbesar di dunia, Nggak heran kalau dalam menyambut bulan Ramadhan masyarakat Indonesia sangat antusias. Sehingga, terciptalah berbagai tradisi unik di berbagai daerah. 

Penasaran apa aja sih tradisi menyambut Ramadhan yang unik di Indonesia? Berikut informasinya DFM Mania:

  • Nyorog, Betawi Jakarta

DFM Mania, tradisi ini dilakukan dengan berbagi bingkisan makanan ke sanak saudara dan keluarga yang tinggal berjauhan. Biasanya berupa kue atau berbagai bahan makanan mentah. Tradisi ini dilakukan sebagai tanda penghormatan dari orang yang lebih muda ke orang yang lebih tua. Nyorog berasal dari tradisi sedekah bumi dan baritan. Dimana menjadi refleksi terhadap interaksi manusia, lingkungan, dan kepercayaan terhadap sang pencipta.

  • Padusan, Jawa

Tradisi unik menyambut ramadhan selanjutnya, adalah Padusan. Tradisi ini berasal dari kata 'adus' yang dalam bahasa Jawa artinya, mandi. Padusan punya makna untuk menyucikan diri dalam menyambut datangnya bulan suci. Tradisi ini dilakukan secara turun temurun dengan cara berendam atau mandi di sumur-sumur atau sumber mata air. Tujuannya agar dapat menjalani ibadah puasa Ramadan dalam kondisi suci. Beberapa sumber mata air alami di Jawa Tengah dan di Yogyakarta sering jadi lokasi ritual padusan.

  • Meugang, Aceh

DFM Mania, tradisi Meugang disebut telah muncul bersamaan dengan penyebaran agama Islam di Aceh, sekitar abad ke-14. Tradisi ini dilakukan dengan menyajikan hidangan daging sapi atau kerbau. Menjelang meugang, biasanya masyarakat Aceh beramai-ramai memenuhi pasar buat mencari daging sapi. Meugang biasanya dilakukan tiga kali dalam setahun. Di antaranya dua hari sebelum bulan Ramadan, dua hari jelang Idul fitri, dan dua hari jelang Idul adha.

  • Munggahan, Jawa Barat

Tahu nggak DFM Mania? tradisi menyambut bulan Ramadan bagi masyarakat Sunda ini, biasanya dilakukan 1-2 hari jelang Ramadan. Tradisi ini biasanya dilakukan dengan berkumpul bersama keluarga dan kerabat, makan bersama, dan saling bermaafan. Munggahan berasal dari kata 'unggah' yang berarti 'naik'. Memiliki makna naik ke bulan yang suci, atau yang lebih tinggi derajatnya dibandingkan bulan-bulan lainnya. Sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT serta membersihkan diri dari hal-hal buruk yang telah dilakukan selama setahun sebelumnya.

  • Malamang, Sumatera

Tradisi menyambut Ramadhan yang terakhir adalah, Malamang. Perlu diketahui, tradisi Malamang merupakan ciri khas yang dilakukan oleh masyarakat Sumatera Barat dalam menyambut Ramadhan. Malamang sendiri berarti memasang lemang, yang terbuat dari beras ketan putih dan santan yang dimasukkan ke dalam bambu. Berbagai sumber menyebutkan bahwa tradisi ini dibawa oleh Syekh Burhanuddin, pembawa ajaran Islam di Minangkabau.

DFM Mania, ttu tadi beberapa tradisi Ramadhan unik dari berbagai daerah di Indonesia. Apakah daerah kamu juga punya tradisi sendiri dalam menyambut Ramadhan? 

 

 

 

RELATED ARTICLE

Musik Asli Indonesia

Gd. Granadi Lt.4 Sayap Selatan
Jl. HR. Rasuna Said Blok XI Kav. 8-9
Kuningan, Jakarta Selatan.
Office : (021) 5296.1417
Marketing : +62 816781583
Wa Studio : +62 811991034


PENCARIAN
PARTNER KAMI