TJOKORDA RAKA SUKAWATI PENEMU SISTEM PENYANGGA JALAN LAYANG

Created | By: | 06-Feb-2024

Konstruksi Sosrobahu atau Landasan Putar Bebas Hambatan (LPBH) merupakan temuan penting yang telah banyak digunakan untuk memudahkan pembangunan jalan layang tanpa mengganggu arus lalu lintas di sekitarnya. Salah satu yang menggunakan sistem LPBH adalah saat pembangunan jembatan di Seattle, Amerika Serikat (AS).

DFM Mania, lalu siapa penemu sistem Konstruksi Sosrobahu atau Landasan Putar Bebas Hambatan tersebut?

Adalah Ir Tjokorda Raka Sukawati, pakar konstruksi Indonesia yang namanya telah diakui dunia. Beliau berjasa dalam menemukan Teknik Sosrobahu yang masih digunakan hingga saat ini. Pakar konstruksi kelahiran 3 Mei 1931 di Ubud, Bali merupakan sosok di balik teknik Sosrobahu tersebut.

Ir Tjokorda Raka Sukawati Tjokorda menemukan solusi Teknik Sosrobahu ketika sebuah perusahaan konstruksi dan infrastruktur di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) - PT Hutama Karya tempat dia mengawali karirnya di Departemen Pekerjaan Umum mendapatkan proyek pembangunan jalan layang Cawang-Tanjung Priok pada tahun 1987. Namun, terdapat kendala di mana teknik konstruksi konvensional tidak bisa digunakan pada proyek tersebut. Ini disebabkan karena hal tersebut akan mengganggu arus lalu lintas ruas jalan di bawahnya. Beberapa alternatif sempat dilontarkan. Salah satunya dengan menggunakan metode gantung seperti yang digunakan oleh Singapura, namun terkendala biaya yang tinggi. 

Pakar konstruksi Insinyur lulusan bidang Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung 1962 dan Doktor dari Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada 1996 inilah menemukan Teknik Sosrobahu yang masih digunakan hingga saat ini. 

DFM Mania, Teknik Sosrobahu merupakan teknik konstruksi yang digunakan dengan cara memutar bahu lengan beton jalan layang sebesar 90°, sehingga pembangunannya tidak mengganggu arus lalu lintas jalanan di bawahnya. Teknik ini sangat membantu pembangunan jalan layang di kota-kota besar dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi dan ruang kota yang terbatas. 

Berkat penemuan Teknik Sosrobahu, Ir Tjokorda Raka Sukawati Tjokorda pun mendapatkan penghargaan Bintang Pratama dari negara yang diberikan langsung oleh Presiden Soeharto. 

Setelah pensiun dari PT Hutama Karya, Tjokorda yang juga pendiri Fakultas Teknik Universitas Udayana masih terus semangat berkarya dan menghasilkan Teknik Sosrobahu versi kedua yang lebih unggul. Beliau pun kembali ke kampung halamannya di Ubud, Bali sambil mengajar mahasiswa Pascasarjana Bidang Teknik Sipil Universitas Udayana. Tjokorda wafat pada 11 November 2014 di usia 83 tahun. 

Terima kasih Ir. Tjokorda Raka Sukawati, kita bangga ya DFM Mania.

RELATED ARTICLE

Musik Asli Indonesia

Gd. Granadi Lt.4 Sayap Selatan
Jl. HR. Rasuna Said Blok XI Kav. 8-9
Kuningan, Jakarta Selatan.
Office : (021) 5296.1417
Marketing : +62 816781583
Wa Studio : +62 811991034


PENCARIAN
PARTNER KAMI