DFM Mania, Minggu, (3/12/2023), langit di tanah air berduka. Seorang putra terbaik bangsa berpulang. Dia adalah Letnan Jenderal (Letjen) Purnawirawan Doni Monardo, Kepala Badan Nasional Penanggulan Bencana Nasional (BNPB) periode 2019–2021 meninggal dunia.
Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. (H.C.) Doni Monardo, S.IP dikabarkan meninggal pada pukul 17.35 WIB di Rumah Sakit (RS) Siloam, Semanggi, Jakarta.
"Telah meninggal dunia Letjen Purn DR HC Doni Monardo, (Kelahiran 10 Mei 1963) pada hari Ahad 3 Desember 2023 pukul 17.35 WIB," demikian kata Staf Khusus Kepala BNPB 2019-2021 Egy Massadiah, mengutip detik.com.
Danjen Kopassus (2014–2015) ini sebelumnya dirawat intensif di Rumah Sakit (RS) Siloam Semanggi, Jakarta, sejumlah pejabat pun sempat menjenguk di rumah sakit, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 6 November 2023.
Diketahui, sosok Doni Monardo untuk Indonesia sangat luar biasa. Momen menangani wabah COVID-19 yang melanda Indonesia menjadi salah satu wujud darma bakti terbaiknya untuk negeri. Dimana akibat Covid 19, total kematian akibat virus corona covid-19 hingga Jumat, 23 Desember 2022, di Indonesia sebanyak 160,49 ribu orang.
Saat penanganan Covid 19, Doni Monardo gak pernah pulang, demikian diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) mengenang masa-masa bertugas bareng almarhum Doni saat menangani pandemi COVID-19.
"Saya mengenal beliau sangat intens terutama ketika bersama-sama menangani pandemi COVID-19 sejak awal yaitu ketika kita bersama-sama untuk mengevakuasi WNI dari Wuhan China untuk kemudian kita tampung di pusat karantina di Natuna, untuk kita membangun rumah sakit darurat. Kemudian melakukan verifikasi, kemudian mendapat reaksi negatif masyarakat Natuna, mereka demo dan alhamdulillah karena beliau orang yang sangat luwes sehingga bisa diredam hingga akhirnya berjalan lancar," kata Muhadjir di rumah duka, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Senin (4/12).
Menko PMK Muhadjir menilai almarhum Doni sosok pekerja keras, cekatan dan mempunyai relasi yang sangat luas. Ia mengungkap ada satu momen paling berkesan dengan Doni yaitu saat menyiapkan rumah karantina di Natuna untuk menampung WNI dari Wuhan, China.
Dimakamkan Secara Militer
Letjen TNI (Purn) Doni Monardo dimakamkan secara militer di TMP Kalibata. Upacara pemakaman dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Tepat pukul 11.00 WIB, Senin (4/12/2023), ambulans yang membawa jenazah sang Jenderal tiba di gerbang utama TMP Kalibata.
Tembakan salvo juga terdengar saat jenazah diturunkan ke liang lahad. Setelah itu, Jenderal Agus terlihat memasukkan tanah ke liang lahad almarhum Doni.
Usai Jenderal Agus, keluarga Doni juga memasukkan tanah ke liang lahad.
Wapres ke-6 RI, Try Soetrisno, terlihat meletakkan karangan bunga di makam almarhum Letjen TNI (Purn) Doni Monardo.
Tampak hadir saat pemakaman di TMP Kalibata, Wapres ke-6 RI Jenderal (Purn) TNI Try Soetrisno, Menko PMK Muhadjir Effendy, Mensos Tri Rismaharini, anggota DPR Djarot Saiful Hidayat, mantan Kepala BIN Hendropriyono, juga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) - Ketum Partai Demokrat.
Layak Diusulan Jadi Pahlawan Nasional
Komandan Covid 19 Indonesia itu telah berpulang. Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo dinilai layang untuk dijadikan pahlawan nasional. Purnawirawan jenderal bintang tiga itu dipandang berhasil dalam menangani permasalah pandemi Covid-19 di Tanah Air.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mendukung apabila almarhum Jenderal Doni Doni Monardo diusulkan menjadi pahlawan nasional.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Senin (4/12/2023), usai pemakaman diwawancara berbagai media, di TMP Kalibata, panglima akan mengusulkan Letjen (Purn) Doni Monardo sebagai pahlawan nasional. Usulan itu terkait jasa-jasa Doni Monardo semasa hidup khususnya dalam penanganan COVID-19.
Darma Bhakti Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. (H.C.) Doni Monardo, S.IP akan selalu diingat dan dikenang. Selamat jalan Jenderal Doni.

