Build to GIFT, Dukungan Vokasi untuk Membuka Jalan Kemandirian Anak Disabilitas

Created | By: Redaktur | 15-Oct-2026

Yayasan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) terus mengembangkan bentuk bantuan pendidikan agar tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan sekolah, tetapi juga dapat mendukung kemampuan dan kemandirian anak-anak. Salah satunya melalui program Build to GIFT yang secara khusus menyasar anak-anak disabilitas di Sekolah Luar Biasa (SLB).

Dalam Talkshow Inspirasi Damandiri di Radio DFM Jakarta, Fundraising Manager Yayasan GNOTA, Eddy Wijaya, menjelaskan bahwa program Build to GIFT berangkat dari perhatian terhadap anak-anak disabilitas yang bersekolah di SLB. Menurutnya, setelah dilakukan penelusuran di lapangan, kebutuhan mereka ternyata bukan hanya bantuan penunjang pendidikan, tetapi juga fasilitas untuk mengembangkan keterampilan vokasi.

Program vokasi tersebut disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi masing-masing sekolah. Di SLB C Negeri Tuban, misalnya, GNOTA bersama Yayasan Damandiri memberikan dukungan untuk kegiatan peternakan lele dan ayam, pertanian, hingga perlengkapan membatik. Hasil dari kegiatan tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi kegiatan kewirausahaan sehingga keterampilan yang dipelajari anak-anak memiliki manfaat lebih jauh.

Bentuk bantuan juga berbeda di setiap daerah. Di Lampung, salah satu SLB yang menangani anak-anak tunanetra mengembangkan vokasi pijat. Karena tenaga pengajar sudah tersedia, sekolah membutuhkan tempat tidur pijat serta berbagai perlengkapan untuk menunjang kegiatan tersebut.

Sementara itu, di Nusa Tenggara Timur, dukungan diberikan dalam bentuk sound system untuk anak-anak tunanetra yang memiliki kemampuan bermusik dan bernyanyi. Peralatan tersebut digunakan untuk menunjang kegiatan mereka, termasuk aktivitas bermusik yang dapat menghasilkan pemasukan.

Eddy Wijaya mengatakan, bantuan yang diberikan memang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah. Dengan pendekatan tersebut, barang yang diberikan bukan sekadar perlengkapan, tetapi menjadi sarana untuk membantu anak-anak mengembangkan kemampuan yang sudah mereka miliki.

IT dan NHR Manager Yayasan GNOTA, Darwis Mawardin, menambahkan bahwa anak-anak disabilitas membutuhkan dukungan agar dapat mengembangkan potensi secara maksimal. Program vokasi menjadi salah satu cara untuk membantu mereka memperoleh keterampilan yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari maupun kegiatan kewirausahaan.

Salah satu cerita datang dari sekolah binaan GNOTA di Jakarta Pusat. Sekolah tersebut membutuhkan mesin jahit dengan spesifikasi tertentu untuk mengikuti kompetisi vokasi antar-SLB. Setelah mendapatkan dukungan peralatan, para siswa dapat mengikuti kompetisi hingga tingkat nasional dan meraih juara.

Cerita lainnya datang dari NTT. Setelah menerima sound system, anak-anak yang sebelumnya berlatih menggunakan peralatan seadanya dapat mencoba perangkat yang lebih sesuai untuk kegiatan bermusik. Menurut GNOTA, dukungan tersebut turut membantu meningkatkan rasa percaya diri mereka ketika menampilkan kemampuan.

Kolaborasi GNOTA dan Yayasan Damandiri dalam program seperti Build to GIFT menunjukkan bahwa dukungan pendidikan dapat diberikan dalam berbagai bentuk, sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat. Dari peternakan, pertanian, membatik, pijat, hingga seni musik, keterampilan vokasi menjadi bagian dari upaya membuka ruang bagi anak-anak disabilitas untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan mereka.

RELATED ARTICLE

Musik Asli Indonesia

Gd. Granadi Lt.4 Sayap Selatan
Jl. HR. Rasuna Said Blok XI Kav. 8-9
Kuningan, Jakarta Selatan.
Office : (021) 5296.1417
Marketing : +62 816781583
Wa Studio : +62 811991034


PENCARIAN
PARTNER KAMI