Tiga Kembang Siap Guncang Balai Sarbini, Ajak Pecinta Dangdut Bangkitkan Lagi Industri Musik

Created | By: Redaktur | 16-Jul-2026

JAKARTA – Trio dangdut Tiga Kembang yang terdiri dari Cici Paramida, Kristina, dan Ikke Nurjanah siap menghibur para pecinta musik dangdut melalui konser spesial yang akan digelar di Balai Sarbini, Jakarta, pada 18 Juli 2026. Konser yang dipromotori Kolam Ikan Kreatif (KOI) ini tak hanya menjadi ajang melepas rindu dengan para penggemar, tetapi juga diharapkan menjadi momentum untuk membangkitkan kembali gairah industri musik dangdut di Tanah Air.

Hal tersebut disampaikan ketiga penyanyi senior tersebut saat menjadi bintang tamu dalam program Bincang Artis di 103,4 DFM Jakarta bersama Hendra dan Andre Yahya.

Dalam kesempatan itu, Andre Yahya mengungkapkan rasa bangganya melihat perjalanan karier Cici Paramida, Kristina, dan Ikke Nurjanah yang hingga kini masih konsisten berkarya di industri musik dangdut.

"Mudah-mudahan dengan konser ini dangdut akan bergairah lagi. Jangan berhenti di konser Tiga Kembang saja, semoga setelah ini muncul konser-konser dangdut lainnya," ujar Andre.

Cici Paramida menjelaskan, Tiga Kembang lahir dari sebuah program televisi yang mempertemukan delapan penyanyi dangdut perempuan dalam proyek The Duta sekitar tahun 2010. Dari proyek tersebut kemudian dibentuk beberapa grup, salah satunya Tiga Kembang yang hingga kini masih tetap eksis.

"Kita dulu dipersatukan dalam satu program televisi. Dari situ akhirnya terbentuk Tiga Kembang dan sampai sekarang kalau ada acara kita sering tampil bersama," kata Cici Paramida.

Sementara itu, Ikke Nurjanah mengungkapkan bahwa konser ini sebenarnya sudah direncanakan sejak awal tahun 2026. Ide tersebut muncul setelah mereka beberapa kali dipertemukan dalam berbagai podcast hingga akhirnya menarik perhatian promotor.

"Awalnya kami sering ketemu di podcast-podcast. Dari situ promotor melihat bahwa Tiga Kembang masih punya daya tarik dan akhirnya konser ini bisa terwujud," ujar Ikke.

Kristina menambahkan, meski waktu persiapannya terbilang singkat, seluruh personel optimistis konser tersebut dapat menjadi langkah awal kebangkitan musik dangdut.

"Sebenarnya konser ini sudah direncanakan sejak Januari. Penentuan tanggalnya memang cukup cepat, tapi kami siap dan berharap konser ini menjadi penyemangat untuk bangkitnya dangdut," tutur Kristina.

Ketiganya sepakat bahwa konser ini bukan sekadar menghadirkan nostalgia melalui lagu-lagu populer mereka, melainkan juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi industri musik dangdut yang belakangan dinilai membutuhkan lebih banyak ruang pertunjukan.

Menurut Andre Yahya, konser Tiga Kembang diharapkan menjadi pemantik lahirnya konser-konser dangdut lain di berbagai daerah.

"Harapannya bukan hanya Tiga Kembang. Setelah ini ada konser lagi, konser lagi, bahkan sampai keliling Indonesia," katanya.

Kristina pun berharap konser tersebut dapat menghidupkan kembali seluruh ekosistem musik dangdut, mulai dari pencipta lagu, musisi, penyanyi hingga promotor.

"Yang kita inginkan ekosistemnya hidup lagi. Pencipta lagu, musisi, penyanyi, sampai ruang pertunjukan semuanya kembali bergerak," ungkapnya.

Konser Tiga Kembang akan dikemas dengan konsep intimate concert, sehingga penonton tidak hanya menikmati penampilan ketiga penyanyi tersebut, tetapi juga dapat berinteraksi secara langsung sepanjang acara.

Cici Paramida mengatakan penonton akan diajak bernyanyi bersama membawakan lagu-lagu hits masing-masing, menikmati lagu trio Tiga Kembang, hingga berjoget bersama dalam suasana yang hangat dan akrab.

"Kita akan membawakan lagu-lagu hits masing-masing, lagu trio Tiga Kembang, ngobrol langsung dengan penonton, bernyanyi bersama, dan tentu berjoget bersama," ujar Cici.

Sementara itu, Ikke Nurjanah memastikan aransemen musik yang disuguhkan tetap mempertahankan nuansa asli lagu-lagu mereka dengan sentuhan kolaborasi yang lebih segar.

"Musiknya tetap original dengan sedikit sentuhan kolaborasi supaya tetap segar," katanya.

Tiket konser Tiga Kembang telah dipasarkan melalui motikdong.com serta dapat diperoleh melalui informasi yang tersedia di akun Instagram masing-masing personel maupun akun resmi Kolam Ikan Kreatif (KOI). Harga tiket dibanderol mulai Rp250 ribu untuk kategori Bronze, dengan pilihan kelas lainnya yang dapat disesuaikan dengan kenyamanan penonton.

Menutup perbincangan, ketiga penyanyi kompak mengajak seluruh pecinta dangdut untuk hadir langsung di Balai Sarbini dan menjadi bagian dari kebangkitan musik dangdut Indonesia.

"Kita kangen-kangenan, nyanyi bareng, joget bareng. Jangan sampai melewatkan kesempatan ini," ajak Cici Paramida.

Kristina juga mengingatkan agar masyarakat segera mengamankan tiket sebelum kehabisan.

"Jangan sampai sold out. Ayo war tiket sekarang juga," ujarnya.

Sementara Ikke Nurjanah berharap dukungan penonton dapat menjadi awal lahirnya lebih banyak konser dangdut di berbagai daerah.

"Mudah-mudahan dengan hadirnya penonton di konser ini, konser-konser dangdut berikutnya akan terus bermunculan. Dangdut harus terus berkibar," pungkasnya.

RELATED ARTICLE

Musik Asli Indonesia

Gd. Granadi Lt.4 Sayap Selatan
Jl. HR. Rasuna Said Blok XI Kav. 8-9
Kuningan, Jakarta Selatan.
Office : (021) 5296.1417
Marketing : +62 816781583
Wa Studio : +62 811991034


PENCARIAN
PARTNER KAMI