Talkshow BINCANG ARTIS: Irma June dan Stephen Tamadji Rilis “Terima Kasih Jiwa”, Lagu Tentang Berdamai dengan Diri Sendiri

Created | By: Redaktur | 26-May-2026

JAKARTA — Penyanyi senior Irma June bersama musisi Stephen Tamadji kembali hadir lewat single terbaru berjudul Terima Kasih Jiwa. Lagu yang resmi dirilis pada 2026 ini menjadi karya duet terbaru mereka setelah sebelumnya merilis lagu Pencarian pada 2024.

Dalam program Bincang Artis Radio DFM, Irma June dan Stephen Tamadji membagikan cerita di balik proses terciptanya lagu tersebut. Berbeda dari proyek sebelumnya, kali ini Irma lebih dulu menulis lirik, lalu Stephen membuat melodi dan aransemennya.

Menurut Irma, proses menulis lirik berjalan cepat karena lagu tersebut diangkat dari pengalaman pribadinya sendiri. Namun di balik proses itu, ada emosi yang cukup dalam hingga membuatnya beberapa kali menangis saat menulis.

“Karena memang itu kisah pribadi ya. Jadi nulisnya ngalir aja, tapi kadang ada kesendatnya sambil nangis juga,” ujar Irma June.

Setelah menerima lirik dari Irma, Stephen langsung mencoba menuangkannya ke dalam melodi di depan piano. Ia mengaku proses menemukan nada lagu tersebut juga berlangsung spontan.

“Aku baca liriknya sambil coba-coba di piano, terus tiba-tiba ketemu aja melodinya. Enggak sampai lama,” kata Stephen.

Lagu Terima Kasih Jiwa bercerita tentang seseorang yang terlihat kuat di luar, namun sebenarnya menyimpan banyak luka dan emosi yang dipendam sendiri. Tema itu dianggap sangat dekat dengan kehidupan banyak orang saat ini. Irma mengaku lagu tersebut menjadi bentuk refleksi dirinya yang selama ini sulit terbuka kepada orang lain soal masalah pribadi.

“Orang pikir aku selalu ketawa, selalu happy. Padahal aku juga punya masa sedih, cuma memang enggak gampang buat cerita,” ungkapnya.

Salah satu bagian lirik yang paling menyentuh bagi Irma adalah kalimat “dunia tak tahu”. Menurutnya, bagian itu menggambarkan perasaan seseorang yang berusaha terlihat baik-baik saja meski hatinya sedang terluka.

“Kadang kita terlalu sering mikirin orang lain sampai lupa sama diri sendiri,” tambahnya.

Tak hanya dari sisi lirik, proses produksi lagu ini juga melibatkan kolaborasi lintas negara. Permainan gitar dalam lagu diisi oleh musisi muda asal Bali bernama Jetro yang saat proses rekaman sedang berada di China untuk pendidikan. Meski dikerjakan jarak jauh, Stephen mengaku kagum dengan karakter permainan gitar Jetro yang dianggap memiliki soul kuat.

“Dia anak muda tapi feel musiknya dapat banget,” ujarnya.

Lagu Terima Kasih Jiwa awalnya direncanakan rilis pada September tahun lalu. Namun karena proses produksi dan pencarian label yang cukup panjang, akhirnya lagu tersebut resmi dirilis bertepatan dengan momen Valentine 2026.

Selain membahas lagu terbaru mereka, Irma dan Stephen juga berbagi cerita tentang perjalanan panjang di dunia musik.

Irma yang sudah berkarier sejak era 1970-an mengatakan menjaga kualitas vokal dilakukan dengan disiplin, istirahat cukup, dan rutin latihan. Sementara Stephen menegaskan bahwa setiap penyanyi pasti pernah mengalami kondisi suara yang kurang prima. Menurutnya, hal terpenting adalah belajar berdamai dengan keadaan diri sendiri.

“Aku belajar berdamai dengan setiap kondisi suara. Jadi kalau suara lagi kurang bagus, aku cari cara supaya tetap nyaman buat nyanyi,” jelasnya.

Lewat lagu Terima Kasih Jiwa, Irma berharap para pendengar bisa merasa lebih kuat dan tidak menyerah menghadapi masalah hidup.

“Kita ini berharga dan punya kekuatan. Sebesar apa pun masalahnya, selalu ada pilihan untuk bertahan,” tutup Irma June.

Single Terima Kasih Jiwa kini sudah tersedia di berbagai platform musik digital lengkap dengan video klip resminya.

RELATED ARTICLE

Musik Asli Indonesia

Gd. Granadi Lt.4 Sayap Selatan
Jl. HR. Rasuna Said Blok XI Kav. 8-9
Kuningan, Jakarta Selatan.
Office : (021) 5296.1417
Marketing : +62 816781583
Wa Studio : +62 811991034


PENCARIAN
PARTNER KAMI