Yastroki Rayakan HUT ke-37, Perkuat Kesadaran dan Pelayanan Stroke di Indonesia

Created | By: Redaktur | 03-Feb-2026

Jakarta – Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-37 dengan menggelar talkshow kesehatan yang disiarkan langsung melalui Radio DFM 103.4 FM Jakarta, Rabu (20/1/2026). Mengusung tema “Membangun Kesadaran dan Pelayanan Stroke yang Lebih Baik”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen Yastroki dalam upaya pencegahan dan penanganan stroke di Indonesia.

Talkshow spesial tersebut menghadirkan Prof. Haryono Suyono, MA, PhD, Ketua Pembina Yastroki, serta Mayjen TNI (Purn) Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp. N., MARS., MH, selaku Ketua Umum Yayasan Stroke Indonesia. Keduanya membagikan pandangan, pengalaman, serta langkah konkret Yastroki dalam menghadapi tantangan stroke yang kian meningkat di Tanah Air.

Prof. Haryono mengungkapkan bahwa Yastroki didirikan pada tahun 1989 oleh para sesepuh yang menyadari tingginya angka stroke di Indonesia. Menurutnya, sejak awal stroke tidak hanya menyerang usia lanjut, tetapi juga mulai banyak dialami kelompok usia produktif.

“Sejak 37 tahun lalu, para pendiri Yastroki melihat bahwa stroke di Indonesia bukan menurun, justru semakin meningkat. Dan yang mengkhawatirkan, bukan hanya orang tua, tapi juga usia muda,” ujar Prof. Haryono.

Ia menekankan bahwa peningkatan kesadaran masyarakat terhadap stroke merupakan pekerjaan yang tidak pernah selesai. “Kesadaran itu harus terus-menerus diingatkan. Tidak bisa sekali dua kali. Ini kewajiban yang tidak ada hentinya,” katanya.

Sementara itu, dr. Tugas Ratmono menjelaskan bahwa stroke bukan sekadar penyakit, melainkan sebuah bencana bagi kehidupan manusia. “Stroke itu bukan penyakit biasa. Stroke adalah bencana. Orang yang tadinya bekerja, produktif, tiba-tiba bisa kehilangan pekerjaan, kehilangan kemandirian, bahkan berdampak besar pada keluarganya,” jelasnya.

Ia menambahkan, meski stroke tergolong kondisi serius, masyarakat tidak perlu hidup dalam ketakutan berlebihan. “Stroke itu bisa dicegah, bisa diobati, dan bisa dipulihkan. Tapi yang paling penting adalah jangan sampai terkena stroke,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Tugas juga kembali mengingatkan pentingnya pola hidup CERDIK sebagai upaya pencegahan stroke. CERDIK merupakan akronim dari Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin beraktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres.

“Kalau kita disiplin menjalankan CERDIK, itu sudah menjadi bagian dari mitigasi stroke. Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati,” ujarnya.

Selain pencegahan, Yastroki juga fokus pada penguatan pelayanan dan kesiapsiagaan penanganan stroke. dr. Tugas menyoroti pentingnya penanganan cepat dalam periode emas atau golden period. “Stroke itu darurat. Idealnya, dalam waktu kurang dari dua jam pasien sudah tiba di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang tepat,” jelasnya.

Sebagai bagian dari program jangka panjang, Yastroki menargetkan penguatan komunitas melalui pembentukan dan pelatihan relawan stroke di tingkat masyarakat. Relawan ini diharapkan mampu melakukan deteksi dini, edukasi pencegahan, serta membantu percepatan rujukan ke fasilitas kesehatan.

“Kami bercita-cita melatih hingga satu juta relawan stroke di seluruh Indonesia. Kalau setiap kelurahan punya relawan yang paham tanda-tanda stroke, penanganan bisa jauh lebih cepat,” kata dr. Tugas.

Tak hanya itu, Yastroki juga mendorong kolaborasi dengan rumah sakit, pemerintah, dan organisasi profesi medis agar semakin banyak fasilitas kesehatan yang siap menangani stroke secara optimal.

Peringatan HUT ke-37 Yastroki juga diisi dengan kegiatan berbagi, salah satunya penyerahan bantuan kursi roda bagi pasien stroke sebagai bentuk kepedulian sosial.

Menutup perbincangan, Prof. Haryono menyampaikan harapannya agar jangkauan gerakan kesadaran stroke semakin luas. “Kita perlu memperluas kolaborasi, memperbanyak relawan, dan menumbuhkan kepedulian bersama. Stroke bisa menyerang siapa saja, dan hanya dengan kesadaran bersama kita bisa menghadapinya,” pungkasnya.


Talkshow peringatan HUT ke-37 Yayasan Stroke Indonesia ini dapat disaksikan kembali melalui kanal media sosial dan YouTube Radio DFM 103.4 FM, sebagai bagian dari upaya menyebarkan edukasi kesehatan kepada masyarakat luas.

 

RELATED ARTICLE

Musik Asli Indonesia

Gd. Granadi Lt.4 Sayap Selatan
Jl. HR. Rasuna Said Blok XI Kav. 8-9
Kuningan, Jakarta Selatan.
Office : (021) 5296.1417
Marketing : +62 816781583
Wa Studio : +62 811991034


PENCARIAN
PARTNER KAMI